Bagaimana Cara Belajar Menggunakan EQ dengan Bantuan EQ Chart?

Izin bertanya buat abang-abang senior semua…
Untuk pemula (seperti saya) akan sulit untuk memixing sebuah lagu agar memiliki kualitas audio dan susunan track/instrumen yang baik dan lebih rapi… Pengalaman visual dan audible saya di mixing juga masih rendah terutama tentang EQ ini… apalagi kalau ngebahas soal "… buat seperti ini, agar sinyalnya tidak tabrakan… " secara teori ini bisa saya pahami, tapi jujur saja telinga saya gak bisa mendengar ini, dan mata saya gak bisa melihat itu di spektrum analizer…

Pertanyaan saya bagaimana cara menempatkan setiap intrumen/track dengan bantuan EQ Chart sehingga. Boost/Cut nya seperti apa?? dan bagaimana contoh sinyal yang tabrakan itu??
kalau dihadapkan dengan EQ chart, kira2 prakteknya seperti apa ya??
Mohon bimbing saya

Terimakasih sudah mau membaca dan merespon ini…

1 Likes

baca2 di sini bg MIXING ENERGY, Teknik Mixing Analog yang di Adaptasikan ke Digital

2 Likes

Sejujurnya saya bukan fans dan pengguna EQ chart karna menurut saya lebih enak kita eksperimen sendiri (emang sih kadang gagal) tapi sekaligus ngelatih yang kita mau bukan sesuai sm visual. Karna jaman sekarang orang cenderung liat gambar daripada pendengarannya. Menurut saya untuk masalahnya Benri cara satu2nya dari latihan. Mengenal betul suara masing2 instrument, nah kalo mau bayangin visual tuh imajinasiin pas mixing tuh kayak ruangan tinggal taro di tempat masing-masing.

Latihan satu-satunya jawaban yang paling tepat menurut saya. lama2 kupingnya jadi terbiasa. Boleh pake chart / panduan tapi tetep harus latian karna percuma chart itu hanya panduan bukan jawaban.

Cara saya biasanya latihan misalnya saya gabungin kick sama bass (sama2 low) supaya ga tabrakan coba saya cut ekstrim banget terus geser sampe saya bisa denger dua-duanya dengan jelas (atau sesuai kebutuhan).

Seperti yang Benri bilang, telinga ga bisa denger bukan karna ga bisa tapi karna belum terbiasa aja, terus latihan pasti bisa kok lama2! SEMANGAT ya!

Kalo mau tanya2 boleh semoga saya bisa sharing, saya juga masih belajar, kita sama2 belajar ya

2 Likes

Makasih udah referensikan ini @mulyanakhaifaYt :pray:
Tetapi topik itu gak khusus membahas ttg EQ.

2 Likes

:grinning::grinning::grinning::grinning::pray::pray::pray: siap…:pray::pray::pray::star2::star2::star2::star2:

1 Likes

Terjawab bang… makasih sebelumnya,

paragrap 1 dan 3 nya masuk

ada contoh audio yang bisa didownload /didengerin gak untuk kick dan bass ini gak untuk kasus ini??
atau di youtube juga boleh.
biar saya bisa bedain

sebelumnya saya ucapkan terimakasih, saya langsung konek ke jawabannya

makasih bang…
coba saya pelajari satu-satu

@benri bisa cek juga diskusi di Dasar-dasar Penggunaan EQ (Equalizer)

1 Likes

iya bang @agushardiman … lanjut

chart frequency utk sebuah alat musik biasa utk referensi tone fundamental nya , tdk mewakili konten harmonicnya. yg lebih penting latihan mengenal EQ lebih dalam seperti 10 octave band, center frequency nya dimana aja , band 1 (20-40hz) centernya di 31hz, band 2 (40-80hz) center di 63hz, band 3 (80-160hz) center di 100hz, band 4 (160-320) C(center) 250hz, (320-640) C 500hz, (640-1280) C 1khz, (1,28k-2,5k) C 2k, (2,5k-5k) C4k, (5k-10k) C 8k, (10k-20k) C 16khz…kenali 10 octave band ini, latihan dgn pink noise dan juga musik, di boost dan juga cut…denger dan rasakan effectnya ketika di proses EQ, lambat laun EQ akan seperti nyetir dan tdk perlu dipikir lagi pedal gas dan remnya, kita bisa meng EQ dgn musical, tapi sebelumnya saya sarankan dilatih dan diasah dulu.

5 Likes

Siap…
mesti lebih giat lagi saya belajarnya nih…
makasih informasinya

Apakah ini tidak berpengaruh dgn note/pitch frequency?
Saya masih awam dgn frequency calculator :pray::grin:

Mas @sadateffendy untuk freq 10 band ini contoh pengaplikasiannya gmn ya? Saya masih agak bingung karena baru tau juga ada beginian HAHAHA.

mantap bang…

@kevlana halo, kalo jaman dulu aku belajar pake CD training nya “Moulton Labs - Golden Ears” , ada drill ear training set nya. tap kyknya dah susah nyarinya, mungkin bisa disimulasi sendiri dgn plugin VST “10 band Eq” , tadi sempet google ada tuh yg free.
Latihan dgn pink noise dan juga musik , awal2 boost aja dulu 10db beberapa detik utk tiap band…denger effect nya…kalo lebih advance bisa latihan cuting 10db utk tiap band pada pink noise dan musik.
pastikan ngga overload convertor maupun headphones atau speaker, posisi flatnya jgn kenceng dulu levelnya…level sedang, supaya ada headroom.

2 Likes

@TubagusNay 10 band frequency mewakili 1 octave band…artinya cukup lebar dan tdk mewakili persatuan pitch key pada instrument.
lebih ke exercise tone shaping bukan surgical Eq.

1 Likes

Menambahkan dari jawaban teman-teman yang keren sekali :heart:

Saya bantu jelaskan tentang EQ Chart ya…

Berikut ini keterangan gambarnya…
Atau lebih baik klik link INTERACTIVE FREQUENCY CHART ini untuk belajar lebih detil :
https://alexiy.nl/eq_chart/?fbclid=IwAR1mFnklFtgP-eBevhe3ylSg8rhGydD68Ko5dUMj1a_yrCidKVXf4mUJyVA

  • (1) = Skala frekwensi yaitu dari 20Hz sampai 20kHz
  • (2) = Grup Instrumen musik pada Orkestra (ya, Vokal pun termasuk Instrumen musik :stuck_out_tongue:)
  • (3) = Range frekwensi dari suatu bunyi, dalam contoh di atas, vokal rangenya dari 125Hz s/d 8kHz yang terdiri dari…
  • (3A) = 125Hz s/d 1kHz adalah Fundamental Frequency alias frekwensi dasar dari bunyi tsb, contoh, kita nyanyi nada A, berarti ini frekwensi fundamentalnya (Contohnya kalau A4 = 440Hz, A5 = 880Hz dst, cek tabel Frequency To Note ini !
  • (3B) = 1kHz s/d 8Khz adalah Harmonics atau Overtones alias frekwensi tambahan lain yang dihasilkan saat membunyikan frekwensi dasar / fundamental, yang di sebabkan karena (untuk contoh vokal) bentuk pita suara, bentuk rongga kerongkongan, bentuk mulut, gigi, pipi,hidung alias anatomi dari si pembuat bunyi tsb.
    Frequency Fundamental + Frequency Harmonics ini yang membentuk karakter suara suatu instrumen musik / vokal (kita bisa bedakan mana bunyi gitar Fender vs gitar Ibanez, atau suara Glen Fredly vs suara Tulus, padahal misalnya mereka menyanyikan / membunyikan satu not yang sama, misalnya A4 / 440Hz)
  • (3C) = Frekwensi dari nafas vokal / instrumen musik atau overblow alias frekwensi yang keluar apabila vokal / instrumen musik tsb di bunyikan / di tiup secara sangat keras :stuck_out_tongue:
  • (4) = idem poin (3C) hanya adanya di register terbawah / frekwensi yang lebih rendah daripada frekwensi fundamental !
  • (5) = Konversi Frekwensi ke Not musik, misalnya nada paling rendah dari Electric Bass 4 snar adalah E1 atau 41,2Hz. Atau nada A4 yang biasa untuk tuning gitar itu di 440Hz. Sekali lagi, coba cek tabel Frequency To Note ini !
  • (6) = Istilah atau sebutan orang audio tentang suatu frekwensi tertentu…misalnya frekwensi 25Hz-40Hz di sebut sebagai Rumble alias Gemuruh :smiley: Atau frekwensi 2kHz s/d 4kHz disebut sebagai Crunch alias Gemrisik (hahaha ini ngasal aja terjemahannya) :stuck_out_tongue:
  • (7) = Sama seperti poin (1) hanya ini di aplikasikan ke hardware EQ yang 31-band seperti ini:
  • (8) = Tips tentang area frekwensi tertentu (di gambar di bahas ttg MID Area, di frekwensi mana saja ada frekwensi harmonics dari kebanyakan instrumen musik dan mana frekwensi yang berbahaya alias biasanya banyak frekwensi gak enak)
  • (9) = Info detil dari frekwensi yang sedang di klik (dalam ini Harp)
  • (10) = Kurva Fletcher-Munson tentang sensitivitas telinga (dalam hal ini, telinga manusia sensitif di frekwensi MID dan pada tabel di kirinya, warna yang sama mewakili frekwensi sensitif tsb)
  • (11) = Legend atau penjelasan batang-batang pada tabel di kiri (yang saya bahas di poin (3A, 3B dan 3C)

Cara menggunakan EQ CHART tsb saat mixing…

  • Ketahuilah frekwensi fundamental dari suatu bunyi dan buang frekwensi di bawahnya yang bisa mengganggu mixing kita karena isinya frekwensi rumble yang berasal dari pantulan ruangan di frekwensi rendah (kurangi pakai EQ dengan HPF atau Low Cut filter).
  • Tonjolkan frekwensi yang kurang atau kurangi frekwensi yang terlalu berlebih di area frekwensi fundamental.
  • Tambahkan frekwensi harmonic secukupnya (kalau kurang)
  • Tempatkan setiap track dalam area frekwensi tertentu (fokus ke frekwensi yg dominan untuk track tsb)

Oh ya, tentu saja banyak EQ Chart keluaran orang, dan isinya bisa saja berbeda-beda :stuck_out_tongue:

Intinya, ini HANYA SEBAGAI GUIDE AWAL atau PATOKAN DASAR saja saat Anda mau meng-EQ.
Misalnya jangan sampai di track Vokal cewe, di pasang EQ lalu di boost di frekwensi 40Hz :frowning:
Atau mau nonjolin Tympani tapi di boostnya di frekwensi 10kHz :frowning:

Kalau bingung bacanya, nonton aja versi videonya ini:

Semoga bermanfaat !

1 Likes

Selanjutnya pasrahkan kepada kuping kita, kuping awam dan yg paling penting kuping haters :joy:
Bisa buat patokan nyari ‘sweet spot’

Hahahaha jangan terlalu di pikirin haters, biarkan mereka cuap-cuap :smiley:

1 Likes

EQ merupakan tahap recoding, mixing dan mastering yang menurut saya challenge juga bagi saya ketika awal-awal di dunia audio. Namun saya berlatih berjamjam menggunakan EQ sampai tahu bunyi yang diinginkan. Terutama untuk mengurangi frekuensi bunyi yang tidak diinginkan

1 Likes