Bilamana (curhat yang dicoba dijadiin lagu)

Diawali kebiasaan menyusun beberapa chord menjadi sebuah musik, kali ini saya mencoba lagi mengisinya dengan lirik.
sempat bingung mau diisi pake lirik yang bagaimana… karena keadaan saya yang mulai merasa sepi karena status yang masih single dan teman-teman saya yang sudah mulai sibuk dengan keluarga barunya masing-masing, maka saya memutuskan untuk memulai curhat melalui lirik…
ya… tulisan ini juga termasuk dalam kategori curhat juga sebenernya…
demi menurangi konten curhat di tulisan ini yang sebenarnya sudah dituangkan ke dalam lirik, maka langsung saja berikut hasilnya:

prosesnya cukup lama… pola musik awal sebenernya sudah terbentuk sejak awal tahun ini, tapi terhambat proses menyusun lirik yang kira-kira pas. Bentuk musik awal cuma pake vst drum, gitar sama vst piano. Drum pake SSD free (waktu itu Monster Drum belum keluar), Bass di rangkap, dua kali take, satu low freq dan satu lagi high freq (niatnya supaya tetep kedengeran waktu di dengerin pake speaker handphone saya yang jelek itu), gitar di rangkap juga (awalnya cuma pake gitar nylon buat rhytm, karena rasanya kurang yang saya lapis lagi pake electric), piano niatnya sih buat pemanis rhtym, lalu vst organ buat isi di intro, interlude dan coda.
Untuk proses vokal, atas kesadaran saya yang bisa di bilang nggak bisa menyanyi, saya sudah coba mengajak beberapa teman untuk mengisi vokal, tapi ternyata mereka beneran sibuk, ya mau nggak mau nekat lagi lah…
tiga kali take suara rendah, tiga kali take falseto, yang semuanya kemudian di sync secara manual dan dibenerin pake wavestune.
kenapa 3 kali? karena 3 adalah angka setelah 2. hehehe… nggak deng… alasannya karena saya nggak pede sama suara saya.
kenapa nggak lebih dari 3 kali? karena capek. 3 kali aja berarti udah 6 kali rekaman. :smiley:
ditambahin lagi pake vst harmonic (pitchproof) dan 5 track vocoder dengan menggunakan 2 plugin vocoder gratisan yang berbeda (ini lebih ke eksperimen dengan tujuan nambahin variasi di vokal aja sih) begini screenshotnya:


untuk proses mixing nyoba sendiri sekaligus belajar, nggak ada proses macem-macem sih cuma eq, compressor, delay, reverb sama paling kasih sample buat nebelin suara snare aja. mastering juga cuma maenan loudness aja.

nah… demikian tulisan ini saya buat dengan sejujur-jujurnya.
jika ada masukan dan kritik yang ingin disampaikan, baik itu dari segi aransemen, komposisi, pemilihan instrumen, atau bahkan tentang proses mixing dan mastering, mohon jangan sungkan untuk di sampaikan, saya siap menampung supaya saya bisa lebih baik lagi kedepannya.

terima kasih, teman dan para senior, semoga kita tetap bisa berkarya dan sehat-sehat, serta sejahtera lahir batin. mohon maaf jika ada kata dan/atau kalimat di tulisan ini yang kurang berkenan untuk dibaca, sekali lagi, saya ucapkan terima kasih.