Mengapa istilah musik bnyk berbahasa italy

ini hanya sekedar share untuk yg blm tau dan mengingatkan betapa petingnya istilah musik untuk mengtahui mood feeling dan ekspresi musikal yg composer inginkan…dan sedikit sejarahnya…juga bila kita ingin membuat komposisi yg lebih spesifik dan detail untuk umum dan mudah untuk di mainkan orang lain di partitur music…dan kebetulan lucunya pernah dngr cerita juga kalo org italy mirip org medan atau batak… yg suka nyanyi dan bagus2 suaranya juga ekspresif kalo nyanyi dari suara maupun anatomi tubuhnya…hehe

1 Likes

Iya betul, dalam written music seperti Classical Music, tanda ekspresi dan teknik itu penting :+1:

Dari kecil yaitu kelas 2 SD saya beruntung kenal istilah-istilah musik seperti ritardando, a tempo, crescendo, decresendo, pianissimo, forte, adagio dan puluhan istilah musik lainnya karena itulah saat saya mulai kursus piano klasik (sampai 3 SMP saya kursus) :grinning:

Dan terbukti bermanfaat, saat harus jadi music director di big band atau orkestra (dulu sering main di TV-TV Swasta), istilah-istilah ini lumayan kepake untuk memudahkan mengkomunikasikan ekspresi yang kita inginkan ke player :heart:

Contoh di video ini, saya dan teman (Erick Pidux) sama-sama menginfokan ekspresi yang saya inginkan sebagai music producer dengan cara tanpa banyak omong, cukup tulis aja tanda ekspresinya di partitur :grinning:

Saran saya untuk musisi yang baca ini untuk belajar memahami ini sedikit-sedikit karena akan bermanfaat saat produksi musik, terutama dengan musisi-musisi yang terbiasa membaca partitur !

Btw colek @Jennes untuk sharing juga pengalamannya (atau member lainnya disini)

3 Likes

iya mas betul… ini memang udah standart international bahasa musiknya…kecuali yg modern dan musik kontemporer,… ada istilah baru karna bnyk composer yg ingin baru dlm penyampaian ekpresinya juga teknik2 komposisi yg temukannya… salut pengalamanya mas…itu pemain string di video tmn2 saya juga heheh…salam

1 Likes

aduh kecolek geli wahahahaha

Iya bener, saya sendiri juga waktu kecil udah mengenal istilah forte, piano, crescendo, dll. Memang benar mengerti istilah seperti ini ngebantu utk berkomunikasi dengan sesama musisi. Walaupun saya sendiri belajar juga tidak semuanya, tidak sampai sedetil orang2 yang belajar klasik, karena saya juga tidak terlalu berfokus dan bisa compose lagu lewat formal structure seperti melalui tertulis.

Tapi jika ingin berkolaborasi dengan (terutama dengan jumlah yang banyak) orang, pengetahuan ini sangat penting agar bisa satu paham. Seperti pengalaman saya nyanyi di paduan suara. Pengetahuan ini penting sekali untuk menyamakan pemikiran dan menjadi harmonis. Lucunya bahkan pas udah sama2 tau aja masih suka ga sama pikirannya. Contoh: Fortenya saya sama teman saya bisa beda, atau crescendo teman saya dan saya bisa beda. Maka dari itu pentingnya juga chemistry dan latihan bersama, selain memahami istilah ini.

Dan betul, ga cuma di classical, di semua genre, hal2 seperti ini disebut juga sebagai ekspresi. Saya sering bertemu orang yang merasa hal2 seperti ini hanya ada di classic. padahal di semua genre musik pastinya ada. Contoh yang paling terngiang dikepala saya itu lagu dari Dream Theater - Spirit Carries On di dalam lagu ini saya ngelihat ada 2 mood, yaitu mood yang santai, dan mood yang menggelegar. Kalau tidak mengerti konsep dasar / teori dari “ekspresi” bagaimana kita bisa mendapatkan hasil seperti dalam lagu ini?

Coba bayangin ngomong crescendo tapi gatau istilahnya ini. bilangnya gini “mas bisa ga suaranya kayak orang naik tanjakan itu lohhhh”. jadi panjang wkwkwk

Jadi dari pengalaman saya sih, ini seperti bahasa sih utk berkomunikasi, supaya kita dengan mudah mengerti maksud orang lain (baik sesama performer, atau antar performer dan komposer atau performer dan conductor). Dan pengetahuan ini membantu kita memahami ekspresi dalam bermusik, lebih tau kemana musik yang kita mau bawa dan lakukan (kadang secara tidak sadar karna sudah terbiasa). Walaupun musik is about taste atau feel dan subjektifitas tetep belajar basic seperti istilah2 ini itu penting banget.

So, quick question : apa bedanya tie dan slur (yang gambarnya sama2 garis lengkung)? :stuck_out_tongue:

3 Likes

aku jawab pakai ini aja ya hehhe…tie biasanya not yg sama sih pitchnya.

1 Likes

Ini slah satu contoh betapa dahsyatnya sebuah dinamika pd musik…

https://www.instagram.com/tv/CHvXJW7A1qm/?igshid=1rwbrnajerrua

Ga kebayang kalau umpama istilah2 musik ini ditemukan di Indonesia jadinya spt apa :thinking:

Haha istilanya bakal ada: maksnyus,nendang,nampol,marem ,joss,…dll​:sweat_smile::rofl::joy:

2 Likes

Wah ini boleh di bahas / share juga nih :pray:

Hahahaha anak-anak ISI Jogja emang gak ada matinye dan kepake dimana-mana :heart:

1 Likes

Naik, turun, naik pelan-pelan, turun cepat-cepat, kerasin, pelanin, pelan sedang, pelan banget, pelan banget-banget, keras biasa, keras lumayan, keras banget, keras super hahahahahaah

Wah ini kayaknya bolos nih pas kursus dulu hahahaha

Tie itu hanya not pertama yang dimainkan dan not selanjutnya jadi panjangnya nilai not.
Kalau slur itu setiap not tetap di mainkan tetapi dari satu not ke not lain mainnya di slide / geser (dan biasanya bukan not yang sama).

Naah ini :+1:

Super itu basa englis mas.
Keras banget, trus karena mostly dari jawa, diatas itu jadinya Keras buwanget…

wakakakakak, pertanyaan iseng aja pak. kalo saya gatau bedanya bisa dipenggal saya :rofl:

Walah, tak kiro nek boso jowo :rofl:

1 Likes

Ternyata pertanyaan ngetes